Assalamualaikum blog
sudah juni inih? sumpah? cepet tenan
kayaknya baru kemarin tahun baruan dengan teman-teman
So, welcome June! silakan silakan, anggap rumah sendiri :"
opo to
bulan Mei kemarin adalah bulan yang cukup memorable bagi saya, atau mungkin keluarga saya.
setelah siklus 5 tahunan DHF di Bantul sedang hitz melanda, dan kebetulan saya dan mbakyu saya bergantian selang seminggu mengisi bed di kamar dan rumah sakit yang sama karena si DHF ini. Yey! :"
Alhamdulillah Allah masih memberi umur sampai saya bisa menulis postingan ini
jadi sekarang, masih pemulihan ditambah blok yang sudah akan berakhir adalah suwung wung wung.
Selama di rumah sakit, banyak hal yang ternyata baru saya sadari. Yang pertama, ternyata memang benar bahwa kasih ibu sepanjang jalan. opo to iki, tapi bener.
saya masih ingat beberapa tahun lalu, saat pikiran saya dan ibu saya selalu bertentangan. banyak nggak nyambungnya. saat saya sok tau tentang pilihan hidup saya. dan dibandingkan dengan bagaimana ibu saya njaga dan ngerawat saat saya nggak bisa ngapa-ngapain kemarin, rasanya durhaka nggak ketulungan. ibu saya adalah orang nomer satu yang akan saya bahagiakan. amin.
yang kedua, haha iki opo to sumpah kaku sekali tulisannya maafkan, kelamaan nulis skripsi :' ......... Ya Allah skripsi ku piye kabar e
................................................
oke
yang kedua, bahwa just go as long as you can, make friends, meet lot of people, but the only place you can always come back is your family.
begitulah, ayah saya, laki-laki yang sangat sabar dan lucu itu, kakak saya, dan lagi lagi ibu saya, mereka adalah rumah saya. tempat semua ini dimulai, dan tempat semua ini bermuara nantinya.
jahat rasanya kalo inget beberapa waktu kebelakang saya nggak pernah di rumah, malah ngurusi embuh. bagaimana jiwa muda ini (jiwa muda banget?) sedang pengen cari pengalaman seperti orang orang. rumah cuma buat tidur mandi makan. Dan saat saya nggak bisa gimana gimana kemarin, orang orang yang bisa saya andalkan ya cuma keluarga saya. Bukan berarti pengalaman dan teman itu nggak penting. Mereka penting, sangat penting bahkan. Tapi keluarga adalah tempat kita menggantungkan semua yang tidak bisa teman dan pengalaman berikan. Jadi selama masih bisa berkumpul dengan orang orang tersayang itu, jangan disia-siakan.
yang ketiga, saat sakit dan tertimpa musibah, kita bisa tahu orang-orang yang benar-benar ada dan peduli. para teman-teman super yang ngaruhke dan mendoakan. terimakasih tems! Manusia adalah makhluk sosial. teman-teman adalah orang yang juga bisa kita andalkan saat bahkan keluarga sedang tidak cukup mampu untuk itu. jadi memang hidup itu tidak bisa sendirian. begitulah :"
yang keempat, jaga kesehatan, jangan lemah dan sakit, karena ngulang materi kuliah adalah malesi. dan karena sakit datangnya dari Allah semoga kita dihindarkan dari rasa sakit dan musibah, kalo memang harus merasakan, semoga sabar, ikhlas dan pasrah nya selalu terjaga.
Wes ya, kalo diterusin tulisan ini sepertinya akan tambah tidak mutu, sehat selalu kaw! :D
btw ini juni,
tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon yang berbunga itu
Jumat, 05 Juni 2015
Kamis, 19 Maret 2015
First Step
Ngerasa sampah banget minggu ini -_-
Dimana yang lain udah ribut ribut BAB II dan seterusnya, yang sini baru ada tulisan nama dan nim aja di halaman word nya. Sekalinya buka laptop, malah nulis blog. zampaaah masyarakaaaat -_-
First step is always hard. Entah gimana, langkah pertama emang selalu yang paling sulit. Butuh niatan dan kemauan yang besar untuk langkah pertama ini. Karena langkah selanjutnya tinggal mengikuti. Karena langkah pertama adalah pilihan. Dan karena langkah pertama adalah permulaian. Katanya "you don't have to see the whole staircase, just take the first step on faith"
Huffffff
Jumat, 06 Maret 2015
aman tapi sendirian
saya adalah orang yang selalu menghindari momen krusial, momen canggung. Jika ada orang dalam perselisihan, perdebatan atau ketidak satu pendapatan, kebanyakan saya akan diam. walaupun banyak dipikiran saya hal-hal yang ingin saya utarakan.
"ngerti kok, kamu hanya nggak ingin nyakitin orang lain lup" kata seseorang. begitu kah? tidak juga. lebih semacam ke pengecut sebenarnya. tapi seriously saya hanya tidak ingin terlibat didalamnya. saya. dalam hidup saya. selalu. menghindari. terlibat dalam momen momen krisis begitu. perdebatan. adu pendapat. kritikan. kalimat-kalimat sensitif.
"ngerti kok, kamu hanya nggak ingin nyakitin orang lain lup" kata seseorang. begitu kah? tidak juga. lebih semacam ke pengecut sebenarnya. tapi seriously saya hanya tidak ingin terlibat didalamnya. saya. dalam hidup saya. selalu. menghindari. terlibat dalam momen momen krisis begitu. perdebatan. adu pendapat. kritikan. kalimat-kalimat sensitif.
hari ini terlintas begitu saja, kenapa ya gitu?
mungkin karena dalam momen seperti itu orang cenderung akan mempertahankan ego masing-masing, pendapat masing-masing, pembenaran pembenaran. saling benci membenci. tidak terima. hal-hal macam itu yang sangat saya takuti. karena setiap orang selalu mempunyai alasan kenapa mereka melakukan sesuatu hal. dan soal alasan? setiap jiwa pakem nya tidak akan merencanakan tindakan-tindakan buruk. manusia disetel begitu. kan? dan saya paham tidak semua apa yang saya katakan dan pikirkan adalah benar. lalu apa yang bisa saya lakukan selain diam?
mungkin juga karena pada keadaan seperti itu orang sedang dalam keadaan mempertahankan dirinya. defend mechanism. sedang bebal. sedang tidak bisa dibilangi. sehingga apapun yang akan saya katakan toh akhirnya mental. mending kalo cuma mental, kalo mental dan nabrak sana sini? malah memperkeruh suasana.
saya tidak ingin terlibat. bukan berarti saya apatis. tidak peduli. bahkan saya sangat peduli, makanya saya diam. karena saya bukan siapa-siapa. atau memilih aman dengan tidak menjadi siapa-siapa.
tapi bertahan dengan keadaan seolah tidak ingin terlibat adalah dilema. karena saya pun belum tahu diam ini apakah karena diam karena memang diam atau memilih aman karena ketakutan mengutarakan? bukankah hidup harus berani? bukankah dengan keberanian hal-hal baik tercipta? bagaimana kalau kediaman ini malah menjuruskan kepada keburukan?
dengan diam nya saya ini pun. mereka tidak mengerti dipihak manakah saya berada. saya. sepanjang hidup saya. memang selalu ingin menjadi netral. tidak memihak siapapun. entahlah, netral ini terasa seperti pengecut juga sebenarnya. tidak berada dalam warna apapun? tidak berani mengambil pilihan. kalau bukan pengecut namanya terus apa?
seseorang yang tidak berpihak adalah seseorang yang sendirian. harus berjuang mempertahankan ke netralannya. sendirian. tidak dilibatkan dalam warna apapun. disitu kadang saya merasa sedih (lagi trend kata-kata nya kaw) yes, disitu terasa sedihnya. bahwa ternyata orang netral yang sendiri ini yang dibilang pengecut ini karena tidak memilih dan berpihak mana mana ini adalah manusia biasa juga. yang membutuhkan orang lain. yang berkembang karena orang lain. disaat orang orang dengan pilihannya saat itu, berkembang bersama orang orang yang memilih pilihan yang sama. si pengecut ini memudar. menghilang. tidak menjadi apa-apa. memangnya harus menjadi apa? karena sebenarnya dirinya bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. terdengar seperti kata-kata pengecut lagi kan?
aman, tapi sendirian.
entahlah, semoga Allah memberikan penerangan. amin.
aman, tapi sendirian.
entahlah, semoga Allah memberikan penerangan. amin.
Senin, 23 Februari 2015
post pertama tahun 2015
Assalamualaikum ya ahli blog.
annyeong haseyo.
btw post pertama di tahun 2015 ya inih :")
WAAAK! HAPPY NEW YEAR BLOG! (iki tanggal piro)
ternyata tahun ini sudah hampir berjalan 2 bulan ya. Gendeng sekali. cepet ngets.
sudah semester enaaaam! sudah tuo, Tuhanku.. :")
baiklah, sebenernya banyak yang harus dilakukan tapi pengen nulis nulis dulu sebentar.
sekarang hari senin jam setengah 11 malam. bulan februari akan berakhir minggu ini. berganti bulan maret yang tanggal dan hari nya akan sama plek dengan bulan februari.
semester enam. seperti jauh sekali dulu, sekarang sedang dijalani ki lho.
kepala dua. seperti jauh sekali dulu, sekarang sudah masuk ke rentang umur itu.
KTI coi, kayak masih di awang awang liburan terakhir kemarin. beberapa hari lalu udah input judul aja.
bener-bener ya, future is now.
tinggal kuliah 3 semester lagi. dan wisuda. dan ini. dan itu. dan lain lain...
sek sek, durung siap maak
wah memang harus ikat kenceng sabuk ki!
semoga semuanya semangat ya untuk mencapai apapun.
GO!
annyeong haseyo.
btw post pertama di tahun 2015 ya inih :")
WAAAK! HAPPY NEW YEAR BLOG! (iki tanggal piro)
ternyata tahun ini sudah hampir berjalan 2 bulan ya. Gendeng sekali. cepet ngets.
sudah semester enaaaam! sudah tuo, Tuhanku.. :")
baiklah, sebenernya banyak yang harus dilakukan tapi pengen nulis nulis dulu sebentar.
sekarang hari senin jam setengah 11 malam. bulan februari akan berakhir minggu ini. berganti bulan maret yang tanggal dan hari nya akan sama plek dengan bulan februari.
semester enam. seperti jauh sekali dulu, sekarang sedang dijalani ki lho.
kepala dua. seperti jauh sekali dulu, sekarang sudah masuk ke rentang umur itu.
KTI coi, kayak masih di awang awang liburan terakhir kemarin. beberapa hari lalu udah input judul aja.
bener-bener ya, future is now.
tinggal kuliah 3 semester lagi. dan wisuda. dan ini. dan itu. dan lain lain...
sek sek, durung siap maak
wah memang harus ikat kenceng sabuk ki!
semoga semuanya semangat ya untuk mencapai apapun.
GO!
Sabtu, 20 Desember 2014
Hhhhhhhhh
Selamat malam, malam minggu.
akhirnya hari seperti beberapa hari belakangan ini benar-benar terjadi dan terlewati dan akan terjadi lagi.
hari yang harus dilalui dengan ribuan kata "ikhlas.. ikhlas.." disetiapnya.
saat waktu benar-benar tidak bisa lagi ditunggangi, berlari seperti kuda habis di cap bara panas belakangnya. cepat, tak terkendali.
tau-tau... "lho? udah sabtu?"
seminggu yang tak bisa dideskripsikan.
saat kaki yang melangkah lebih jauh dan tangan yang berbuat lebih banyak pun tak cukup sebagai modalnya.
Gusti.. untung masih ada kepala yang mendongak dan mulut yang berdoa.
Bukankah memang sudah diprediksikan semua ini?
Saat kata bismillah terucap dua kali. Dan bismillah lagi beberapa waktu lalu yang lebih lama dari dua terakhir itu.
Mulutmu sendiri yang bilang. Tiga bismillah.
Kau sudah memilih.
Aku tidak menyalahkan siapapun.
Hanya (lagi-lagi) menyadari bahwa manusia itu berbatas.
Manusia tidak bisa memindah gunung, walaupun tekadnya lebih besar dari gunung itu.
Tapi mengeluh juga bukan jalan keluar.
Semua harus dijalani, pahit manis asam asin asam pedas, bagaimanapun rasanya.
Aku hanya khawatir,
Semoga yang terjadi bukan kesia-siaan.
Semoga semua yang dikorbankan sebanding dengan yang akan didapatkan.
Amin.
Memang apa yang kau cari?
Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh....
akhirnya hari seperti beberapa hari belakangan ini benar-benar terjadi dan terlewati dan akan terjadi lagi.
hari yang harus dilalui dengan ribuan kata "ikhlas.. ikhlas.." disetiapnya.
saat waktu benar-benar tidak bisa lagi ditunggangi, berlari seperti kuda habis di cap bara panas belakangnya. cepat, tak terkendali.
tau-tau... "lho? udah sabtu?"
seminggu yang tak bisa dideskripsikan.
saat kaki yang melangkah lebih jauh dan tangan yang berbuat lebih banyak pun tak cukup sebagai modalnya.
Gusti.. untung masih ada kepala yang mendongak dan mulut yang berdoa.
Bukankah memang sudah diprediksikan semua ini?
Saat kata bismillah terucap dua kali. Dan bismillah lagi beberapa waktu lalu yang lebih lama dari dua terakhir itu.
Mulutmu sendiri yang bilang. Tiga bismillah.
Kau sudah memilih.
Aku tidak menyalahkan siapapun.
Hanya (lagi-lagi) menyadari bahwa manusia itu berbatas.
Manusia tidak bisa memindah gunung, walaupun tekadnya lebih besar dari gunung itu.
Tapi mengeluh juga bukan jalan keluar.
Semua harus dijalani, pahit manis asam asin asam pedas, bagaimanapun rasanya.
Aku hanya khawatir,
Semoga yang terjadi bukan kesia-siaan.
Semoga semua yang dikorbankan sebanding dengan yang akan didapatkan.
Amin.
Memang apa yang kau cari?
Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh....
Kamis, 07 Agustus 2014
Jangan Mudah Percaya, nanti Mudah Tertipu
eh pengen nulis lagi, ndak kelalen.
Assalamualaikum meneh...
pengen menguak suatu quote, yaitu
ini gambar saya dapat dari koran pas nunggu di dekanat beberapa waktu lalu setelah lelah dengan banyaknya tugas-kewajiban-tanggungjawab yang numpuk karena diri saya yang tidak bersahabat dengan waktu. terus pas baca, asem pas banget. saya poto lah then saya jadikan itunya Line. tujuannya supaya memotivasi diri saya untuk lebih pintar memanage waktu. ituh, "disiplin mengatur hari" katanyah.
elah.. ternyata memakan korban.
dia mengira bahwa saya adalah orang yang disiplin dan on time gitu. jadi dia juga on time.
sedang saya...
karena masih males buat mandi dan siap siap, akhirnya saya sampai ke tempat rapat jam 10.. yo 10 lebih. dan orang orang sudah menunggui. kemudian saya merasa tidak enak sekali dan mengganti banner home profile line saya. gitu. mohon maafkan wahai korban banner line, si ridho.
jadi inti sari dari cerita tersebut adalah, tidak semua kata kata yang di post kan orang, atau diucapkan orang merupakan representative dari dirinya. karena banyak alasan yang melatarbelakangi seseorang mengepost atau mengucapkan sesuatu itu. jadi jangan percaya sama banyaknya tulisan saya di blog ini. jangan percaya sama semua kata kata saya. jangan percaya sama saya. musrik..
dan buat orang yang sering mengepost kata kata, be honest coi. post-lah apa yang perlu di post. tujuannya untuk mengungkapkan isi hati, untuk menshare ilmu dan pengalaman. bukan untuk mencitrakan diri atau malah mengada-adakan yang tidak ada.
nah kata-kata yang atas ini juga jangan percaya kalau saya selalu honest kalo ngepost ngepost.
yang diatas ini yang bilang jangan percaya kalau saya selalu honest ini juga jangan dipercaya ya.
nah yang diatas ini juga jangan dipercaya.
mumet ra we
janganlah menilai seseorang terlalu cepat, selalu sediakan tombol undo untuk meralat penilaian kita atas seseorang. jangan langsung di titik. ah orang itu sombong. titik. ah orang itu menarik luar dalam. titik. stres dewe mengko jika ternyata suatu saat kita melihat atau mengetahui bahwa orang yang kita titik itu tidak seperti bagaimana anggapan kita. malah bedo banget 180 derajat piye.
nah, yang ini juga jangan dipercaya. titik. *undo*
Assalamualaikum meneh...
pengen menguak suatu quote, yaitu
"jangan mudah percaya, nanti mudah tertipu"jadi ceritanya kemarin pas mau rapat buat syawalan. janjian jam 9. terus ada salah satu manusia yang kesusu dateng on time gara gara ngelihat banner opo opo kae yo jeneng e yang ada di Home Profile Line saya. gambarnya ini
-gambar pencitraan-
ini gambar saya dapat dari koran pas nunggu di dekanat beberapa waktu lalu setelah lelah dengan banyaknya tugas-kewajiban-tanggungjawab yang numpuk karena diri saya yang tidak bersahabat dengan waktu. terus pas baca, asem pas banget. saya poto lah then saya jadikan itunya Line. tujuannya supaya memotivasi diri saya untuk lebih pintar memanage waktu. ituh, "disiplin mengatur hari" katanyah.
elah.. ternyata memakan korban.
dia mengira bahwa saya adalah orang yang disiplin dan on time gitu. jadi dia juga on time.
sedang saya...
karena masih males buat mandi dan siap siap, akhirnya saya sampai ke tempat rapat jam 10.. yo 10 lebih. dan orang orang sudah menunggui. kemudian saya merasa tidak enak sekali dan mengganti banner home profile line saya. gitu. mohon maafkan wahai korban banner line, si ridho.
jadi inti sari dari cerita tersebut adalah, tidak semua kata kata yang di post kan orang, atau diucapkan orang merupakan representative dari dirinya. karena banyak alasan yang melatarbelakangi seseorang mengepost atau mengucapkan sesuatu itu. jadi jangan percaya sama banyaknya tulisan saya di blog ini. jangan percaya sama semua kata kata saya. jangan percaya sama saya. musrik..
dan buat orang yang sering mengepost kata kata, be honest coi. post-lah apa yang perlu di post. tujuannya untuk mengungkapkan isi hati, untuk menshare ilmu dan pengalaman. bukan untuk mencitrakan diri atau malah mengada-adakan yang tidak ada.
nah kata-kata yang atas ini juga jangan percaya kalau saya selalu honest kalo ngepost ngepost.
yang diatas ini yang bilang jangan percaya kalau saya selalu honest ini juga jangan dipercaya ya.
nah yang diatas ini juga jangan dipercaya.
mumet ra we
janganlah menilai seseorang terlalu cepat, selalu sediakan tombol undo untuk meralat penilaian kita atas seseorang. jangan langsung di titik. ah orang itu sombong. titik. ah orang itu menarik luar dalam. titik. stres dewe mengko jika ternyata suatu saat kita melihat atau mengetahui bahwa orang yang kita titik itu tidak seperti bagaimana anggapan kita. malah bedo banget 180 derajat piye.
nah, yang ini juga jangan dipercaya. titik. *undo*
Halal Bi Halal dan Astaghfirullah
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Baru pulang dari syawalan SMA terus randomly pengen ngeblog
kok bisa ya. padahal kemarin kemarin banyak kejadian-kejadian yang lebih "blogable" daripada hari ini.
tapi kemarin kayak males aja gitu buka laptop, dan ini tadi hasrat menulis di sini tinggi sekali sodara.
syawalan SMA.
lagi lagi, what a high school!
kumpul lagi dengan teman teman SMA semacam masuk ke lorong waktu.
jadi apapun kita saat ini, sudah berapa puluh halang rintang yang mengubah diri sampai menjadi sekarang ini, musnah sudah.
kita kembali lagi, menjadi diri SMA kita..
atau lebih tepatnya saya ya.
saya kembali lagi, menjadi diri SMA saya. asem og, padahal aku kan sudah sidikit banyak usaha merubah diri :" - njuk pamer
yes time machine. perasaan dan segala sikap ke-SMA-an muncul sudah hari ini.
padahal, masa SMA adalah masa dimana saya sedang bodoh-bodoh nya, sedang cetek-cetek nya, sedang ramutu-ramutu nya.
tapi alhamdulillah, segala puji bagi Allah dengan begitu semakin mudah patokan berproses saya.
syawalan.
halal bi halal. alhamdulillah lagi, dengan dipertemukannya sama temen-temen bisa minta maaf-minta maaf an atas segala salah salah. walaupun "maafkanlah" kata Allah, bukan "mohonlah maaf", tapi tetep saja maaf itu perlu. untuk mendeklarasikan diri bahwa, saya tahu saya bersalah, sekiranya sodara mau memaafkan, tolonglah maafkan saya.
di acara tadi, juga ada acara yang didedikasikan buat Boim. Judul e Tribute to Boim.
Bohim.. bohim.. Orang satu itu. udah pergi mendadak. enak lagi. bikin orang orang yang ditinggalin jadi ikhlas banget. nggak sakit nggak apa, langsung mak wes. terkenang banget meneh.
al fatihah nggo kowe, him..
Pas muter video Boim tadi jadi kayak semacam pertanyaan ke diri sendiri.
besok, kalo aku yang ada di posisinya Boim,
kalo aku yang harus menjejaki alam akhirat duluan,
bagaimana aku akan di kenang ya? bakalan dibikin video video gini nggak ya? dibacain puisi juga? didoain?
apakah orang orang akan menangis? apakah mereka akan menyisihkan waktunya ke rumah? bagaimana mereka mendoakanku? apakah mereka akan khawatir kalo siksaan akhiratku akan menyakitkan? dan bagaimana siksaan akhirat itu? segelap apa liang lahat itu? semenakutkan apa sendirian disitu? dan selancar apakah jawaban dari man rabbuka? wa maa diinuka? wa maa imammuka? wa man nabiyyuka? wa man ikhwanuka? ku? astaghfirullahaladzim
.
.
.
.
.
astaghfirullahaladzim
Baru pulang dari syawalan SMA terus randomly pengen ngeblog
kok bisa ya. padahal kemarin kemarin banyak kejadian-kejadian yang lebih "blogable" daripada hari ini.
tapi kemarin kayak males aja gitu buka laptop, dan ini tadi hasrat menulis di sini tinggi sekali sodara.
syawalan SMA.
lagi lagi, what a high school!
kumpul lagi dengan teman teman SMA semacam masuk ke lorong waktu.
jadi apapun kita saat ini, sudah berapa puluh halang rintang yang mengubah diri sampai menjadi sekarang ini, musnah sudah.
kita kembali lagi, menjadi diri SMA kita..
atau lebih tepatnya saya ya.
saya kembali lagi, menjadi diri SMA saya. asem og, padahal aku kan sudah sidikit banyak usaha merubah diri :" - njuk pamer
yes time machine. perasaan dan segala sikap ke-SMA-an muncul sudah hari ini.
padahal, masa SMA adalah masa dimana saya sedang bodoh-bodoh nya, sedang cetek-cetek nya, sedang ramutu-ramutu nya.
tapi alhamdulillah, segala puji bagi Allah dengan begitu semakin mudah patokan berproses saya.
syawalan.
halal bi halal. alhamdulillah lagi, dengan dipertemukannya sama temen-temen bisa minta maaf-minta maaf an atas segala salah salah. walaupun "maafkanlah" kata Allah, bukan "mohonlah maaf", tapi tetep saja maaf itu perlu. untuk mendeklarasikan diri bahwa, saya tahu saya bersalah, sekiranya sodara mau memaafkan, tolonglah maafkan saya.
di acara tadi, juga ada acara yang didedikasikan buat Boim. Judul e Tribute to Boim.
Bohim.. bohim.. Orang satu itu. udah pergi mendadak. enak lagi. bikin orang orang yang ditinggalin jadi ikhlas banget. nggak sakit nggak apa, langsung mak wes. terkenang banget meneh.
al fatihah nggo kowe, him..
Pas muter video Boim tadi jadi kayak semacam pertanyaan ke diri sendiri.
besok, kalo aku yang ada di posisinya Boim,
kalo aku yang harus menjejaki alam akhirat duluan,
bagaimana aku akan di kenang ya? bakalan dibikin video video gini nggak ya? dibacain puisi juga? didoain?
apakah orang orang akan menangis? apakah mereka akan menyisihkan waktunya ke rumah? bagaimana mereka mendoakanku? apakah mereka akan khawatir kalo siksaan akhiratku akan menyakitkan? dan bagaimana siksaan akhirat itu? segelap apa liang lahat itu? semenakutkan apa sendirian disitu? dan selancar apakah jawaban dari man rabbuka? wa maa diinuka? wa maa imammuka? wa man nabiyyuka? wa man ikhwanuka? ku? astaghfirullahaladzim
.
.
.
.
.
astaghfirullahaladzim
Langganan:
Postingan (Atom)