Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Baru pulang dari syawalan SMA terus randomly pengen ngeblog
kok bisa ya. padahal kemarin kemarin banyak kejadian-kejadian yang lebih "blogable" daripada hari ini.
tapi kemarin kayak males aja gitu buka laptop, dan ini tadi hasrat menulis di sini tinggi sekali sodara.
syawalan SMA.
lagi lagi, what a high school!
kumpul lagi dengan teman teman SMA semacam masuk ke lorong waktu.
jadi apapun kita saat ini, sudah berapa puluh halang rintang yang mengubah diri sampai menjadi sekarang ini, musnah sudah.
kita kembali lagi, menjadi diri SMA kita..
atau lebih tepatnya saya ya.
saya kembali lagi, menjadi diri SMA saya. asem og, padahal aku kan sudah sidikit banyak usaha merubah diri :" - njuk pamer
yes time machine. perasaan dan segala sikap ke-SMA-an muncul sudah hari ini.
padahal, masa SMA adalah masa dimana saya sedang bodoh-bodoh nya, sedang cetek-cetek nya, sedang ramutu-ramutu nya.
tapi alhamdulillah, segala puji bagi Allah dengan begitu semakin mudah patokan berproses saya.
syawalan.
halal bi halal. alhamdulillah lagi, dengan dipertemukannya sama temen-temen bisa minta maaf-minta maaf an atas segala salah salah. walaupun "maafkanlah" kata Allah, bukan "mohonlah maaf", tapi tetep saja maaf itu perlu. untuk mendeklarasikan diri bahwa, saya tahu saya bersalah, sekiranya sodara mau memaafkan, tolonglah maafkan saya.
di acara tadi, juga ada acara yang didedikasikan buat Boim. Judul e Tribute to Boim.
Bohim.. bohim.. Orang satu itu. udah pergi mendadak. enak lagi. bikin orang orang yang ditinggalin jadi ikhlas banget. nggak sakit nggak apa, langsung mak wes. terkenang banget meneh.
al fatihah nggo kowe, him..
Pas muter video Boim tadi jadi kayak semacam pertanyaan ke diri sendiri.
besok, kalo aku yang ada di posisinya Boim,
kalo aku yang harus menjejaki alam akhirat duluan,
bagaimana aku akan di kenang ya? bakalan dibikin video video gini nggak ya? dibacain puisi juga? didoain?
apakah orang orang akan menangis? apakah mereka akan menyisihkan waktunya ke rumah? bagaimana mereka mendoakanku? apakah mereka akan khawatir kalo siksaan akhiratku akan menyakitkan? dan bagaimana siksaan akhirat itu? segelap apa liang lahat itu? semenakutkan apa sendirian disitu? dan selancar apakah jawaban dari man rabbuka? wa maa diinuka? wa maa imammuka? wa man nabiyyuka? wa man ikhwanuka? ku? astaghfirullahaladzim
.
.
.
.
.
astaghfirullahaladzim
Kamis, 07 Agustus 2014
Minggu, 06 Juli 2014
A piece of new heart
Hari ini puasa ke … keberapa ya sampai nggak ngitung
Di tv sedang debat final capres cawapres. Seru. Kayaknya. Tapi
untuk saya omongan kedua pihak capres cawapres itu kayak kertas yang dileparkan
ke baling baling kipas angin yang lagi muter. Mental.
Saya sama sekali. Nggak paham dan nggak tertarik dengan apa
yang mereka omongkan. Karena kebanyakan, topiknya bukan tentang
bagaimana mereka ingin menyusun ini itu nya negara ini tapi lebih ke bagaimana
caranya agar yang satu terlihat lebih mengungguli yang lain. Menurutku. CMIIW.
Sedang ibu saya dengan khusuknya masih menyimak, sementara
saya mengambil laptop karena pengen nulis.
Ditemani buku “Sepotong Hati yang Baru” Tere Liye-nya mbak
nikma, centang centing line, suara tv debat presiden sekmen terakhir dan ibu
yang sedang khusyuk menyimak, akhirnya muncullah tulisan ini.
Oposih -_-
Nggg Sepotong Hati yang Baru. Udah lama banget sejak
terakhir saya baca novel. Bahkan semenjak menginjak perkuliahan rasanya napsu
membaca saya menurun hampir drastis. Kalo emang enggak harus mbaca karena
dipaksa sama ujian dan pretes kayaknya nggak mbaca. Buku buku teks 10 sentian itu
juga nggak terlalu terjamah kecuali pas masih awal-awal masuk kuliah. Bahkan untuk sekedar mbaca tulisan share-share an artikel pun.. aih mak.
membaca itu penting lho.
padahal dimana-mana saya kalo ngisi hobi titik dua membaca.
tapi males nggak ketulungan disuruh mbaca.
padahal kata pertama yang diturunkan Allah "iqra'"
ck, lup lup
Buku Sepotong Hati yang Baru ini menarik. Disini ada beberapa judul dari cerita yang berbeda. ada yang dari jaman fesbukan, jaman dinasti cina, jaman voc, lengkap. Tere liye adalah salah satu penulis favorit saya selain.. siapa ya yang lain -_- ya itu. Kata-katanya enak dibaca. Saya mengaguminya pertama kali saat membaca trilogi Burlian-Phukat-Eliana juga Bidadari-bidadari Surga dan Hafalan Surat Delisa. Bisa pas memporposikan lucu, sedih, kecewa, bahagia, penasaran. Pokoknya saya terombang-ambing dibawa kata kata beliau. ya nangis, ya ketawa, ya degdegan. Lebay sih, efek udah lama nggak baca novel juga kayaknya.
Sepotong Hati yang Baru.
heeemmmm
apa ya komentarnya?
hati itu satu kesatuan. disitu pusatnya segala perasaan. untuk melakukan suatu pekerjaan, seperti mencintai misalnya, kita akan menggunakan secuil potongan dari satu kesatuan hati tersebut. besarnya potongan tergantung seberapa besar kita melibatkan perasaan kita atas itu. bisa sepertiga potong, setengah potong, tiga per empat potong atau bisa seluruhnya. nah, tapi potongan itu hanya bisa digunakan untuk satu hal tersebut. tidak bisa jadi barang second yang dipakai lagi.
dalam melakukan pekerjaan, kita kadang menemukan banyak keganjilan, banyak kesalah pahaman, kekecewaan hingga akhirnya membuat kita menghentikan pekerjaan tersebut.
tapi gimana ya, sepotong hati itu udah terlanjur terpotong, digunakan.
maka mungkin sakit hati itu berasal dari situ, perasaan dari potongan hati yang sudah tidak digunakan.
jika terlalu banyak kita menggunakan hati dan perasaan, maka lambat laun hati kita akan habis. karena itu tadi, potongan hati hanya bisa digunakan satu kali, untuk satu pekerjaan, satu kegiatan. jika pekerjaan itu sudah berhenti maka potongan hati itu sudah tidak akan ada maknanya lagi.
semakin banyak kita menggunakan potongan-potongan hati, semakin habislah hati kita.
jadi mungkin memang diperlukan pengadaan sepotong hati yang baru. saat hati kita sudah habis, belilah potongan hati yang baru. tidak dijual di online shop memang. tapi bisa diadakan. mbayarnya dengan penerimaan atas keadaan. dengan keihklasan tentang perjalan panjang bergeronjal yang harus dijalani. dengan trimo ing pandum kata simbah. akan menumbuhkan potongan hati yang baru. yang setiap potongannya bisa digunakan lebih bijaksana dengan modal pelajaran "habis-nya hati yang dulu".
Selamat puasa, selamat me-manage hati dengan sebaik baiknya. jangan dihabis-habisin.
Senin, 14 April 2014
GREW A DAY OLDER
GREW A DAY OLDER - DEE LESTARI
"... When I was in complete surrender of who I am, the helpless idiot venturing her endless lessons of love and life. When I was thankful that he would grow a day older and see what a mess I could be. And I can feel I am arriving in that moment again, right now, as I am cuddled like his Teddy, and still not knowing what to do or what to decide."
See the sunrise
Know it's time for us to pack up all the past
And find what truly lasts
If everything has been written down, so why worry, we say
It's you and me with a little left of sanity
If life is ever changing, so why worry, we say
It's still you and I with silly smile as we wave goodbye
And how will it be? Sometimes we just can't see
A neighbor, a lover, a joker
Or a friend you can count on forever?
How tragic, how happy, how sorry?
For all we know we've come this far not knowing one
So, would it be nice to sit back in silence?
Despite all the wisdom and the fantasies
Having you close to my heart as I say a little grace
I'm thankful for this moment cause
I know that you
Grow a day older and see how this sentimental fool can be
When she tires to write a birthday song
When she thinks so hard to make your day
When she's getting lost in all her thoughts
When she waits a whole day to say...
"I'm thankful for this moment cause I know that I
Grow a day older and see how this sentimental fool can be
When he ache his arms to hold me tight
When he picks up lines to make me laugh
Whan he's getting lost in all his calls
When we can't wait to say : "I love you'."
If everything has been written down, so why worry, we say
It's you and me with a little left of sanity
What a song banget :))
Halo!
Saya menyembul diantara deadline yang tiada habisnya dan pengen ngepost lirik lagunya Dee Lestari ini.
nggak pernah apal liriknya sih tapi bagus aja kalo baca liriknya gitu :D
5 tahun yang lalu
pagi pagi kau mengotak atik kertasmu
aku menimbrung
lembaran kertas itu kau buat menjadi suatu bentuk yang kurang aku mengerti
kemudian aku bersikeras mengartikannya, membuat diriku sendiri seolah olah mengerti
lalu aku menyakininya. seyakin yakinnya.
bentuk itu kuyakini dengan pemahamanku sendiri.
dengan kayakinanku yang tidak ada dasarnya. yang hanya modal kira-kira.
dan aku lanjutkan hari setelahnya dengan bentuk dari kertasmu pagi itu.
awalnya seperti nyata
aku simpan semua tawa dan kata-katamu dalam keyakinanku akan bentuk kertasmu itu
tapi ternyata berlalu seperti angin saja
tanpa wujud, tanpa kata-kata,
hanya terasa seperti.. hembusan.. sebentar lalu tidak ada
dan bentuk di kertasmu pagi itu masih menjadi keyakinanku
sepanjang itu aku diam. hanya berjalan bersama keyakinanku yang saat itu tampak sangat nyata. sangat iya.
tidak pernah kutanyakan kepadamu arti sebenarnya bentuk dalam kertasmu. karena itu seperti nyata. seperti iya.
rasanya pemahamanku saja sudah cukup
dan bentuk di kertasmu pagi itu masih menjadi keyakinanku
aku masih diam.
hari ini. 5 tahun dari hari itu.
ternyata aku memang hanya manusia
diciptakan Tuhan dengan kesalahan dan prasangka
tidak ada yang salah
bukan kamu dengan kertasmu dan bentuk yang kau buat
lebih kepada kekurangan ilmuku, yang menjadikanku gampang menyimpulkan, gampang yakin, dan bodoh
hari ini beberapa kata harus keluar.
01:51. keluar dia. walau bukan pertanyaan. walau bukan apapun. bukan sesuatu yang patut dikatakan tentang hal bernama keyakinan atau hal tentang 5 tahun atau kertas pagi yang kau bentuk. tapi dia sudah keluar dari gua bernama kediaman. semoga kau mengerti
dan bentuk di kertasmu pagi itu harus kusudahi untuk tidak menjadi keyakinanku lagi
tapi 5 tahun.
umur anak sudah masuk Taman Kanak Kanak.
keyakinanku yang kuyakini sendiri tentang bentuk dalam kertasmu, tumbuh menjadi anak sebesar itu.
aku bisa apa.. bisa bodoh jika terus terusan menyakini keyakinanku yang kubuat sendiri
I'm thankful for this moment cause I know that you grow a day older and see how this sentimental fool can be
"... When I was in complete surrender of who I am, the helpless idiot venturing her endless lessons of love and life. When I was thankful that he would grow a day older and see what a mess I could be. And I can feel I am arriving in that moment again, right now, as I am cuddled like his Teddy, and still not knowing what to do or what to decide."
See the sunrise
Know it's time for us to pack up all the past
And find what truly lasts
If everything has been written down, so why worry, we say
It's you and me with a little left of sanity
If life is ever changing, so why worry, we say
It's still you and I with silly smile as we wave goodbye
And how will it be? Sometimes we just can't see
A neighbor, a lover, a joker
Or a friend you can count on forever?
How tragic, how happy, how sorry?
For all we know we've come this far not knowing one
So, would it be nice to sit back in silence?
Despite all the wisdom and the fantasies
Having you close to my heart as I say a little grace
I'm thankful for this moment cause
I know that you
Grow a day older and see how this sentimental fool can be
When she tires to write a birthday song
When she thinks so hard to make your day
When she's getting lost in all her thoughts
When she waits a whole day to say...
"I'm thankful for this moment cause I know that I
Grow a day older and see how this sentimental fool can be
When he ache his arms to hold me tight
When he picks up lines to make me laugh
Whan he's getting lost in all his calls
When we can't wait to say : "I love you'."
If everything has been written down, so why worry, we say
It's you and me with a little left of sanity
What a song banget :))
Halo!
Saya menyembul diantara deadline yang tiada habisnya dan pengen ngepost lirik lagunya Dee Lestari ini.
nggak pernah apal liriknya sih tapi bagus aja kalo baca liriknya gitu :D
5 tahun yang lalu
pagi pagi kau mengotak atik kertasmu
aku menimbrung
lembaran kertas itu kau buat menjadi suatu bentuk yang kurang aku mengerti
kemudian aku bersikeras mengartikannya, membuat diriku sendiri seolah olah mengerti
lalu aku menyakininya. seyakin yakinnya.
bentuk itu kuyakini dengan pemahamanku sendiri.
dengan kayakinanku yang tidak ada dasarnya. yang hanya modal kira-kira.
dan aku lanjutkan hari setelahnya dengan bentuk dari kertasmu pagi itu.
awalnya seperti nyata
aku simpan semua tawa dan kata-katamu dalam keyakinanku akan bentuk kertasmu itu
tapi ternyata berlalu seperti angin saja
tanpa wujud, tanpa kata-kata,
hanya terasa seperti.. hembusan.. sebentar lalu tidak ada
dan bentuk di kertasmu pagi itu masih menjadi keyakinanku
sepanjang itu aku diam. hanya berjalan bersama keyakinanku yang saat itu tampak sangat nyata. sangat iya.
tidak pernah kutanyakan kepadamu arti sebenarnya bentuk dalam kertasmu. karena itu seperti nyata. seperti iya.
rasanya pemahamanku saja sudah cukup
dan bentuk di kertasmu pagi itu masih menjadi keyakinanku
aku masih diam.
hari ini. 5 tahun dari hari itu.
ternyata aku memang hanya manusia
diciptakan Tuhan dengan kesalahan dan prasangka
tidak ada yang salah
bukan kamu dengan kertasmu dan bentuk yang kau buat
lebih kepada kekurangan ilmuku, yang menjadikanku gampang menyimpulkan, gampang yakin, dan bodoh
hari ini beberapa kata harus keluar.
01:51. keluar dia. walau bukan pertanyaan. walau bukan apapun. bukan sesuatu yang patut dikatakan tentang hal bernama keyakinan atau hal tentang 5 tahun atau kertas pagi yang kau bentuk. tapi dia sudah keluar dari gua bernama kediaman. semoga kau mengerti
dan bentuk di kertasmu pagi itu harus kusudahi untuk tidak menjadi keyakinanku lagi
tapi 5 tahun.
umur anak sudah masuk Taman Kanak Kanak.
keyakinanku yang kuyakini sendiri tentang bentuk dalam kertasmu, tumbuh menjadi anak sebesar itu.
aku bisa apa.. bisa bodoh jika terus terusan menyakini keyakinanku yang kubuat sendiri
Pada akhirnya orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya MENERIMA. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak sesungguhnya kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyala MERELAKAN. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, JATUH CINTA SENDIRIAN. - Raditya Dika
I'm thankful for this moment cause I know that you grow a day older and see how this sentimental fool can be
Minggu, 20 Oktober 2013
Remembrance
entah mau ada apa, akhir akhir ini kayaknya emang lagi disuruh inget inget lagi masa lalu.
banyak kejadian yang mengharuskan muter lagi ingatan ke yang dulu dulu.
dari semua hal itu jadi mikir, ternyata saya memang sudah tua. banyak sekali hal hal yang sudah saya tinggalkan di belakang.
tapi dari itu semua juga jadi sadar, ternyata masa lalu jika dikenang di masa kini adalah hal yang paling menyenangkan. bahkan kenangan yang tidak mengenakan-nya. kenapa ya? mungkin karena kita sekarang sudah tidak menemukan hal hal yang biasa kita lakukan di masa lalu itu.
atau mungkin juga karena kenangan kenangan buruk di masa lalu sudah mulai terhapus. pernah denger istilah "waktu akan menyembuhkan"? yes. mungkin saat ini, waktu sudah menyembuhkan semua perasaan nggak ngenakin yang kita rasain dulu.
atau bisa juga karena hal hal yang kita lakukan di masa lalu lebih mudah dan tidak menimbulkan banyak efek pertanggungjawaban kayak sekarang.
dengan alasan apapun, masa lalu memang menyenangkan kalo diinget inget, apalagi dengan orang-orang yang berkontribusi membuat kenangan dari masa lalu itu :D
but past is past. sayangnya hidup itu maju dan maju. boleh kok melihat ke belakang, tapi jangan hidup disana lagi.
maka jangan takut membuat kesalahan dan senyum dulu aja kalo banyak hal-hal yang ngebuat nggak enak perasaan hari ini. kalo tidak bisa dinikmatin sekarang, insyaAllah akan bisa dinikmatin di masa datang, sebagai kenangan masa lalu yang rasa tidak mengenakannya sudah disembuhkan waktu.
Sugeng Makaryo!
niatnya mau bikin yang lain tapi malah ngebuka blogger :D setelah lama nggak nulis kayaknya tulisan ini jadi nggak lebih bagus dari yang kemaren
banyak kejadian yang mengharuskan muter lagi ingatan ke yang dulu dulu.
dari semua hal itu jadi mikir, ternyata saya memang sudah tua. banyak sekali hal hal yang sudah saya tinggalkan di belakang.
tapi dari itu semua juga jadi sadar, ternyata masa lalu jika dikenang di masa kini adalah hal yang paling menyenangkan. bahkan kenangan yang tidak mengenakan-nya. kenapa ya? mungkin karena kita sekarang sudah tidak menemukan hal hal yang biasa kita lakukan di masa lalu itu.
atau mungkin juga karena kenangan kenangan buruk di masa lalu sudah mulai terhapus. pernah denger istilah "waktu akan menyembuhkan"? yes. mungkin saat ini, waktu sudah menyembuhkan semua perasaan nggak ngenakin yang kita rasain dulu.
atau bisa juga karena hal hal yang kita lakukan di masa lalu lebih mudah dan tidak menimbulkan banyak efek pertanggungjawaban kayak sekarang.
dengan alasan apapun, masa lalu memang menyenangkan kalo diinget inget, apalagi dengan orang-orang yang berkontribusi membuat kenangan dari masa lalu itu :D
but past is past. sayangnya hidup itu maju dan maju. boleh kok melihat ke belakang, tapi jangan hidup disana lagi.
maka jangan takut membuat kesalahan dan senyum dulu aja kalo banyak hal-hal yang ngebuat nggak enak perasaan hari ini. kalo tidak bisa dinikmatin sekarang, insyaAllah akan bisa dinikmatin di masa datang, sebagai kenangan masa lalu yang rasa tidak mengenakannya sudah disembuhkan waktu.
Sugeng Makaryo!
niatnya mau bikin yang lain tapi malah ngebuka blogger :D setelah lama nggak nulis kayaknya tulisan ini jadi nggak lebih bagus dari yang kemaren
Sabtu, 02 Februari 2013
urip anyar 2
o iya wes janji mau nglanjutke postingan URIP ANYAR.
oke, jadi ya beginilah.
ternyata waktu selo itu hanya sementara saja.
ternyata 2 minggu libur itu hanya sekedipan mata saja.
sudah harus kembali menjejaki slide slide dosen dan ambu ambu praktikum.
ada KULI dalam KULIAH.
bener sih kata orang orang.
nggak gampang di posisi saya sekarang. ngga gampang belajar sampe jam 2 jam 3, yang semumur umur baru sekali ini saya lakukan.
tapi ternyata nggak ada juga yang ngalahin rasanya bahagia karena capek.
ho oh, bahagia karena capek.
awal jadi mahasiswa di sini saya kalang kabut. amburadul. apapun katanya untuk menyatakan kehancuran.
kececer semua waktu. nilai nilai berserakan. nggak paham apa dan gimana.
tapi dengan seperti itu malah timbul keinginan yang besar dalam diri saya untuk berbuat lebih lebih agar bisa.
dan aneh saudara,
karena berbuat lebih dan capek, saya malah bahagia.
bahagia karena sudah berusaha keras. ya sepertinya begitu.
disini saya dituntut bisa sempurna. bisa semuanya.
ya jadi baik, ya tegas, ya cepat menentukan harus gimana, ya pintar, ya trampil, ya ramah, ya jujur, semua, SEMUA bagaimana definisi jadi orang baik itu.
maka tanpa usaha keras, mungkin saya bisa lulus 4 atau 4,5 tahun lagi.
tapi yo mung lulus lulusan tok, enggak ada bedanya sama yang sekarang.
jadi yang harus diekstrakan belajar disini adalah belajar berkepribadian, bersikap sama orang lain, karena nantinya saya ini milik masyarakat. amin.
ternyata saya senang bisa disini.
bisa bekerja keras begini.
walaupun nggak ada waktu selo leha leha.
walaupun kadang lupa njuk ngeluh.
okeee, selamat tinggal liburan.
sampai jumpa semester depan.
sugeng melakukan apapun yang akan kalian lakukan, saudara saudara! :D
semoga selalu diberi kemudahan, kelancaran, kesempatan, kenaikan.
saya pamit undur dari dulu nggih. DADAA!!!!
Untuk Tuhan yang memperjalankan,
maturnuwun Gusti untuk semua yang sudah terlewati.
ngapunten untuk semua yang terlewatkan karena ketidakpintaran.
nyuwun gujengannipun, Ya Allah. amin.
oke, jadi ya beginilah.
ternyata waktu selo itu hanya sementara saja.
ternyata 2 minggu libur itu hanya sekedipan mata saja.
sudah harus kembali menjejaki slide slide dosen dan ambu ambu praktikum.
ada KULI dalam KULIAH.
bener sih kata orang orang.
nggak gampang di posisi saya sekarang. ngga gampang belajar sampe jam 2 jam 3, yang semumur umur baru sekali ini saya lakukan.
tapi ternyata nggak ada juga yang ngalahin rasanya bahagia karena capek.
ho oh, bahagia karena capek.
awal jadi mahasiswa di sini saya kalang kabut. amburadul. apapun katanya untuk menyatakan kehancuran.
kececer semua waktu. nilai nilai berserakan. nggak paham apa dan gimana.
tapi dengan seperti itu malah timbul keinginan yang besar dalam diri saya untuk berbuat lebih lebih agar bisa.
dan aneh saudara,
karena berbuat lebih dan capek, saya malah bahagia.
bahagia karena sudah berusaha keras. ya sepertinya begitu.
disini saya dituntut bisa sempurna. bisa semuanya.
ya jadi baik, ya tegas, ya cepat menentukan harus gimana, ya pintar, ya trampil, ya ramah, ya jujur, semua, SEMUA bagaimana definisi jadi orang baik itu.
maka tanpa usaha keras, mungkin saya bisa lulus 4 atau 4,5 tahun lagi.
tapi yo mung lulus lulusan tok, enggak ada bedanya sama yang sekarang.
jadi yang harus diekstrakan belajar disini adalah belajar berkepribadian, bersikap sama orang lain, karena nantinya saya ini milik masyarakat. amin.
ternyata saya senang bisa disini.
bisa bekerja keras begini.
walaupun nggak ada waktu selo leha leha.
walaupun kadang lupa njuk ngeluh.
okeee, selamat tinggal liburan.
sampai jumpa semester depan.
sugeng melakukan apapun yang akan kalian lakukan, saudara saudara! :D
semoga selalu diberi kemudahan, kelancaran, kesempatan, kenaikan.
saya pamit undur dari dulu nggih. DADAA!!!!
Untuk Tuhan yang memperjalankan,
maturnuwun Gusti untuk semua yang sudah terlewati.
ngapunten untuk semua yang terlewatkan karena ketidakpintaran.
nyuwun gujengannipun, Ya Allah. amin.
FEEDBACK
menunggu dan bersabar memang hal sulit.
apalagi kalau melakukan keduanya sekaligus.
apalagi kalau sudah agak lama. 4 tahun misalnya.
setiap perbuatan pasti akan selalu menghasilkan kemungkinan kemungkinan feedback -- perlakuan orang lain atas tindakan kita. tanggapannya.
entah yang sejalan dengan harapan atau tidak.
tapi manusia, aku... tau apa sih?
sedang bagaimana irama aliran dalam darah tubuh sendiri saja nggak bisa mendeskripsikan kok.
kejadian 1 menit lagi juga nggak tau kok.
dan bangun bangun pagi ini, saya jadi mengerti.
dengan feedback yang kita terima dari orang lain atas perbuatan yang kita lakukan,
terima ternyata kita juga berhak ber-feedback.
ya begitulah..
kadang kita terlalu terpaku dengan bagaimana orang memperlakukan kita.
njuk kita sendiri jadi lupa bahwa dengan perlakuan orang lain seperti itu kita punya wewenang untuk bertindak.
karena lupa, nggak sadar, jadi hal yang akan kita lakukan selanjutnya karena perlakuan orang lain malah tindakan tak terarah, tak terpikir, spontan, yang cuma directed by emosi aja.
padahal kita punya wewenang untuk berpikir lho.
jadi dengan bagaimana feedback njenengan tadi malam,
saya jadi pikir pikir lagi buat bertindak bagaimana ini selanjutnya.
embuh akan melanjutkan, embuh akan sudah saja.
embuh sih, durung ngerti, iseh dipikir.
suwun nggih.
apalagi kalau melakukan keduanya sekaligus.
apalagi kalau sudah agak lama. 4 tahun misalnya.
setiap perbuatan pasti akan selalu menghasilkan kemungkinan kemungkinan feedback -- perlakuan orang lain atas tindakan kita. tanggapannya.
entah yang sejalan dengan harapan atau tidak.
tapi manusia, aku... tau apa sih?
sedang bagaimana irama aliran dalam darah tubuh sendiri saja nggak bisa mendeskripsikan kok.
kejadian 1 menit lagi juga nggak tau kok.
dan bangun bangun pagi ini, saya jadi mengerti.
dengan feedback yang kita terima dari orang lain atas perbuatan yang kita lakukan,
terima ternyata kita juga berhak ber-feedback.
ya begitulah..
kadang kita terlalu terpaku dengan bagaimana orang memperlakukan kita.
njuk kita sendiri jadi lupa bahwa dengan perlakuan orang lain seperti itu kita punya wewenang untuk bertindak.
karena lupa, nggak sadar, jadi hal yang akan kita lakukan selanjutnya karena perlakuan orang lain malah tindakan tak terarah, tak terpikir, spontan, yang cuma directed by emosi aja.
padahal kita punya wewenang untuk berpikir lho.
jadi dengan bagaimana feedback njenengan tadi malam,
saya jadi pikir pikir lagi buat bertindak bagaimana ini selanjutnya.
embuh akan melanjutkan, embuh akan sudah saja.
embuh sih, durung ngerti, iseh dipikir.
suwun nggih.
Kamis, 17 Januari 2013
urip anyar
Assalamu'alaikum Ya Ahli Blog.
Alhamdulillah yah saya masih kasih waktu selo sama Allah. padahal yo selama iki ngopo ._.
haloooohhhh!!!
haloooooooohhhhhhh!!!! kangen banget tenan nulis nulis. *dada dada ke banner*
alay ah, ehem.
selamat malam menjelang pagi duhai dunia maya. semoga tidak berkurang suatu apapun.
betapa kangennya ngadep internet sampe malam malam begini. entah ngepo apa ngejunk di kaskus.
udah lama banget semenjak postingan terakhir.
sangat banyak sekali banget cerita yang sudah terjadi sejauh ini.
sodara, akhirnya saya kuliyah. kuli-yah.
menjadi seorang mahasiswa. bayangno dab! MAHASISWA. Siswa sing Maha. ho po ra edan kuwi. Maha.
padahal sing oleh Maha ki yo mung Maha yo to.
Semoga Sang Maha ra nesu Maha-ne dinggo nggo.
oke baik, jadi saya akhirnya kuliah.
kelas 3 SMA saya tidak saya gunakan dengan semestinya. kakean mikir dadi malah ra fokus.
nah iki lho, untuk adik-adik semua yang sedang di kelas 3 SMA, pesan saya hanya "rasah kakean mikir, gek tandangi wae"
dan... yes, karena ketidakfokusan dan kesiasiaan saya maka jalan takdir yang saya lewati berbelok ke arah jalan wates kemudian menuju arah ring road selatan. ha kae, sek ono gedung kembar e kaelah kampus saya.
salah satu kampus swasta di Yogyakarta. Muda Mendunia, Unggul dan Islami.
rasanya ditolak sama universitas negeri?
yo jeneng e yo ditolak. po iseh kudu tak jelaske.
ah lama lama juga udah biasa kok.
malah Alhamdulillah setidaknya saja jatuh tapi iseh ono kasur neng ngisor. nampani. jadinya nggak gitu sakit sakit banget. HEHE.
setidaknya warnanya jas almamaternya bagus. merah.
arep dalan e koyo piye sing penting tujuan utamane.
pas pengumuman snmptn itu juga banyak cerita cerita.
ditelponin banyak orang, ditelpon ibunya orang. di smsin orang orang. baru sekali itu ya hape rasanya ada manfaatnya. ( .___.)/
orang-orang saling bertanya tanya kabar. gimana gimana. pantengi TL. kalo ada ucapan selamat, di rituit. kalo ada twit "Alhamdulillah..." di Replay. ada rasa seneng, bangga, tapi juga sedih. HEHE
kalo kata 3 idiot, “kita akan sedih jika teman kita mendapat nilai yang jelek, namun akan lebih menyedihkan lagi melihat teman kita mendapat nilai yang baik dibanding kita”
tapi yoweslah. urip ki maju, maju, maju.
sing penting wani ngadepi kan.
nah, semenjak menjalani hari demi hari di kampus itu, hidup saya pun perlahan lahan berubah.
dari yang awalnya nggak pernah tepat waktu, sekarang jadi.... tambah telatan ._.
yo ra, masih sih. telat masih. tapi ya berkurang lah.
yang dulunya setiap ada acara telat, kalo ujian sekarang nggak telat B)
ternyata wes ngantuk. lanjut besok nggih. besok masih selo. Mari......
Alhamdulillah yah saya masih kasih waktu selo sama Allah. padahal yo selama iki ngopo ._.
haloooohhhh!!!
haloooooooohhhhhhh!!!! kangen banget tenan nulis nulis. *dada dada ke banner*
alay ah, ehem.
selamat malam menjelang pagi duhai dunia maya. semoga tidak berkurang suatu apapun.
betapa kangennya ngadep internet sampe malam malam begini. entah ngepo apa ngejunk di kaskus.
udah lama banget semenjak postingan terakhir.
sangat banyak sekali banget cerita yang sudah terjadi sejauh ini.
sodara, akhirnya saya kuliyah. kuli-yah.
menjadi seorang mahasiswa. bayangno dab! MAHASISWA. Siswa sing Maha. ho po ra edan kuwi. Maha.
padahal sing oleh Maha ki yo mung Maha yo to.
Semoga Sang Maha ra nesu Maha-ne dinggo nggo.
oke baik, jadi saya akhirnya kuliah.
kelas 3 SMA saya tidak saya gunakan dengan semestinya. kakean mikir dadi malah ra fokus.
nah iki lho, untuk adik-adik semua yang sedang di kelas 3 SMA, pesan saya hanya "rasah kakean mikir, gek tandangi wae"
dan... yes, karena ketidakfokusan dan kesiasiaan saya maka jalan takdir yang saya lewati berbelok ke arah jalan wates kemudian menuju arah ring road selatan. ha kae, sek ono gedung kembar e kaelah kampus saya.
salah satu kampus swasta di Yogyakarta. Muda Mendunia, Unggul dan Islami.
rasanya ditolak sama universitas negeri?
yo jeneng e yo ditolak. po iseh kudu tak jelaske.
ah lama lama juga udah biasa kok.
malah Alhamdulillah setidaknya saja jatuh tapi iseh ono kasur neng ngisor. nampani. jadinya nggak gitu sakit sakit banget. HEHE.
setidaknya warnanya jas almamaternya bagus. merah.
arep dalan e koyo piye sing penting tujuan utamane.
pas pengumuman snmptn itu juga banyak cerita cerita.
ditelponin banyak orang, ditelpon ibunya orang. di smsin orang orang. baru sekali itu ya hape rasanya ada manfaatnya. ( .___.)/
orang-orang saling bertanya tanya kabar. gimana gimana. pantengi TL. kalo ada ucapan selamat, di rituit. kalo ada twit "Alhamdulillah..." di Replay. ada rasa seneng, bangga, tapi juga sedih. HEHE
kalo kata 3 idiot, “kita akan sedih jika teman kita mendapat nilai yang jelek, namun akan lebih menyedihkan lagi melihat teman kita mendapat nilai yang baik dibanding kita”
tapi yoweslah. urip ki maju, maju, maju.
sing penting wani ngadepi kan.
nah, semenjak menjalani hari demi hari di kampus itu, hidup saya pun perlahan lahan berubah.
dari yang awalnya nggak pernah tepat waktu, sekarang jadi.... tambah telatan ._.
yo ra, masih sih. telat masih. tapi ya berkurang lah.
yang dulunya setiap ada acara telat, kalo ujian sekarang nggak telat B)
ternyata wes ngantuk. lanjut besok nggih. besok masih selo. Mari......
Langganan:
Postingan (Atom)