Sabtu, 02 Februari 2013

FEEDBACK

menunggu dan bersabar memang hal sulit.
apalagi kalau melakukan keduanya sekaligus.
apalagi kalau sudah agak lama. 4 tahun misalnya.

setiap perbuatan pasti akan selalu menghasilkan kemungkinan kemungkinan feedback -- perlakuan orang lain atas tindakan kita. tanggapannya.
entah yang sejalan dengan harapan atau tidak.

tapi manusia, aku... tau apa sih?
sedang bagaimana irama aliran dalam darah tubuh sendiri saja nggak bisa mendeskripsikan kok.
kejadian 1 menit lagi juga nggak tau kok.

dan bangun bangun pagi ini, saya jadi mengerti.
dengan feedback yang kita terima dari orang lain atas perbuatan yang kita lakukan,
terima ternyata kita juga berhak ber-feedback.

ya begitulah..

kadang kita terlalu terpaku dengan bagaimana orang memperlakukan kita.
njuk kita sendiri jadi lupa bahwa dengan perlakuan orang lain seperti itu kita punya wewenang untuk bertindak.
karena lupa, nggak sadar, jadi hal yang akan kita lakukan selanjutnya karena perlakuan orang lain malah tindakan tak terarah, tak terpikir, spontan, yang cuma directed by emosi aja.
padahal kita punya wewenang untuk berpikir lho.

jadi dengan bagaimana feedback njenengan tadi malam,
saya jadi pikir pikir lagi buat bertindak bagaimana ini selanjutnya.
embuh akan melanjutkan, embuh akan sudah saja.
embuh sih, durung ngerti, iseh dipikir.
suwun nggih.

Kamis, 17 Januari 2013

urip anyar

Assalamu'alaikum Ya Ahli Blog.
Alhamdulillah yah saya masih kasih waktu selo sama Allah. padahal yo selama iki ngopo ._.

haloooohhhh!!!
haloooooooohhhhhhh!!!! kangen banget tenan nulis nulis. *dada dada ke banner*

alay ah, ehem.

selamat malam menjelang pagi duhai dunia maya. semoga tidak berkurang suatu apapun.
betapa kangennya ngadep internet sampe malam malam begini. entah ngepo apa ngejunk di kaskus.
udah lama banget semenjak postingan terakhir.
sangat banyak sekali banget cerita yang sudah terjadi sejauh ini.

sodara, akhirnya saya kuliyah. kuli-yah.
menjadi seorang mahasiswa. bayangno dab! MAHASISWA. Siswa sing Maha. ho po ra edan kuwi. Maha.
padahal sing oleh Maha ki yo mung Maha yo to.
Semoga Sang Maha ra nesu Maha-ne dinggo nggo.

oke baik, jadi saya akhirnya kuliah.
kelas 3 SMA saya tidak saya gunakan dengan semestinya. kakean mikir dadi malah ra fokus.
nah iki lho, untuk adik-adik semua yang sedang di kelas 3 SMA, pesan saya hanya "rasah kakean mikir, gek tandangi wae"
dan... yes, karena ketidakfokusan dan kesiasiaan saya maka jalan takdir yang saya lewati berbelok ke arah jalan wates kemudian menuju arah ring road selatan. ha kae, sek ono gedung kembar e kaelah kampus saya.
salah satu kampus swasta di Yogyakarta. Muda Mendunia, Unggul dan Islami.

rasanya ditolak sama universitas negeri?
yo jeneng e yo ditolak. po iseh kudu tak jelaske.

ah lama lama juga udah biasa kok.
malah Alhamdulillah setidaknya saja jatuh tapi iseh ono kasur neng ngisor. nampani. jadinya nggak gitu sakit sakit banget. HEHE.
setidaknya warnanya jas almamaternya bagus. merah.

arep dalan e koyo piye sing penting tujuan utamane.

pas pengumuman snmptn itu juga banyak cerita cerita.
ditelponin banyak orang, ditelpon ibunya orang. di smsin orang orang. baru sekali itu ya hape rasanya ada manfaatnya. ( .___.)/
orang-orang saling bertanya tanya kabar. gimana gimana. pantengi TL. kalo ada ucapan selamat, di rituit. kalo ada twit "Alhamdulillah..." di Replay. ada rasa seneng, bangga, tapi juga sedih. HEHE
kalo kata 3 idiot, “kita akan sedih jika teman kita mendapat nilai yang jelek, namun akan lebih menyedihkan lagi melihat teman kita mendapat nilai yang baik dibanding kita” 

tapi yoweslah. urip ki maju, maju, maju.
sing penting wani ngadepi kan.

nah, semenjak menjalani hari demi hari di kampus itu, hidup saya pun perlahan lahan berubah.
dari yang awalnya nggak pernah tepat waktu, sekarang jadi.... tambah telatan ._.
yo ra, masih sih. telat masih. tapi ya berkurang lah.
yang dulunya setiap ada acara telat, kalo ujian sekarang nggak telat B)


ternyata wes ngantuk. lanjut besok nggih. besok masih selo. Mari......

Sabtu, 16 Juni 2012

CMIIW

blog is bak sampah terbaik.dimana saya bisa menulis dan mengeshare semuamua dan ra peduli kuwi diwoco uwong opo ora. sip pokoke sip.

oke, banyak kejadian hari ini. banyak juga hal hal yang perlu diulas dan dibuat bahan pikiran.



1. Pisah
perpisahan itu...... apa ya? adalah sesuatu setelah pertemuan. kita bertemu untuk berpisah. dan diantara temu dan pisah itu adalah isinya. isi, untuk apa kita bertemu. tujuan e aku ketemu kowe. dan isi  itu tergantung lagi kepemilik pertemuan itu.bisa aja pertemuan nggak membawa kesan dan pelajaran apapun. tapi ya itu emang isi dari pertemuan itu, tidak membawa kesan apapun.kita nggak bisa menyalahkan perpisahan. karena perpisahan adalah hal mutlak yang berdampak dari pertemuan. jadi, nggak usah khawatir tentang perpisahan, karena itu pasti. untuk apa kita mengkhawatirkan hal yang pasti terjadi. wong pasti.yang perlu dikhawatirkan dan dipikirkan adalah isi. kita harus membuat isi itu segreat mungkin yang bisa kita usahakan. biar setiap pertemuan setidak e bisa menjadi mozaik mozaik yang akan melengkapi segala aspek tentang hidup dan kehidupan.



2. Ego
setiap manusia diberi ego. itu adalah gawan bayi.sakjane ego ki opo to?
Ego adalah struktur psikis yang berhubungan dengan konsep tentang diri, diatur oleh prinsip realitas dan ditandai oleh kemampuan untuk menoleransi frustasi. - wikipedia

aku yo bingung. mending kita ganti judul saja


2. Menghargai
Orang bertemu dengan orang lain. disebut orang karena bernapas dan berekskresi. disebut orang karena mempunyai hati. perasaan. otak. pikiran. disebut orang karena nama lain dari manusia.
kita hidup untuk berinteraksi. dengan manusia manusia. yang mempunyai perasaan tentu saja.
alangkah baiknya apabila dalam hidup berkehidupan kita memahami makna manusia itu. orang itu. perasaan itu.
iya, hidup itu adalah masalah. kita dihadapkan dengan persoalan persoalan untuk dihadapi, diambil hikmahnya. kan?
tapi bukan berarti njuk gara2 hidup adalah masalah terus kita terdekte akan kata "masalah" itu. masalah, untuk dihadapi. hadapi.
inti dari kalimat kalimat tidak cetho ini adalah, seberapa besar dan banyak dan rumitnya masalah kita. kita juga dituntut untuk berinteraksi dengan orang lain. orang lain yang out of dari masalah kita. yang nggak ada sangkut pautnya blas.
jadi, apa salahnya orang yang nggak ada sangkut paut blas itu sehingga kita memasukkannya didalam lingkaran masalah kita?
setiap orang punya hak to untuk bebas, untuk menentukan mana yang mau dipikiran dan enggak, atau untuk menyelesaikan masalahnya sendiri?


dan yang perlu diingat adalah :  perasaan hati, berpengaruh besar kepada orang orang disekitar.
a kind of nggak adil aja kalo misalnya seseorang jadi kehilangan momen kegembiraan gara gara orang disekitarnya sedang pada berperasaan hati nggak enak.
mungkin sikap profesional bisa diterapkan. hidup profesional gitu.


tapi, orang yang mengungkapkan segala perasaan hati kepada orang lain itu berarti bahwa orang itu percaya kepada orang lain itu. yo ra sih?


terek dung des, saya jadi mumet ini. udah aja, dipikirin dulu. .___.

Sabtu, 02 Juni 2012

dedicated to

untuk teman saya, semoga membaca,
:)
apa ya?
cuma mau minta maaf aja untuk semua yang udah lewat.
ya, jujur sih saya merasa menyesal. bersalah.
walaupun saya tahu kamu nggak nyalahin saya. tapi tanpa kamu menyalahkan sayapun saya udah ngerasa bersalah.
bersalah karena nggak bisa bersama sama ngelewatin ini.
ya saya tau ini bukan salah saya, bukan salah kamu, bukan salah siapa siapa.
cuma kita aja yang kurang paham makna takdir dan persimpangan jalan.
dan lewat peristiwa ini, saya jadi belajar.


yang awalnya bareng bareng, terus nggak bareng bareng itu rasanya emang nggak nyenengin.
dan diantara deretan nama waktu itu yang saya cari pertama nama kamu.
karena memang kamu yang paling punya animo akan ini.


takdir memang bukan kita yang nentuin.
kita nggak punya kontrol apapun untuk itu.
yang bisa kita kontrol cuma sebagian kecil dari diri kita ini.

dan waktu itu yang kepikiran di kepala saya pertama kali kamu.
dan yang terasa pertama kali ya nyesek dan nggak enak.
terus bingung dan nggak tau harus gimana.

kemudian perubahan sikap yang saya rasakan.
kamu jadi tidak galib.
ah, galib? kata kata yang pernah kita diskusikan maknanya.
mungkin saya terlalu sentimentil atau apa.
tapi nggak tau, kamu seperti menghindar, merasa sendiri.
dan perasaan nggak enak itu jadi semakin besar.

yang mau saya omongin adalah,
percaya saja.

kamu punya Allah. kita punya Allah, yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
saya yakin kamu lebih paham tentang itu.

jalanmu pasti indah, yakin. sekarang memang mungkin belum. tapi kedepan pasti akan.

ini hanya sebagian kecil dari perjalanan.
hidup itu masih terus dan terus.

yang saya nggak mauin adalah harus kehilangan teman karena hal seperti ini.
kita berjuang bersama-sama, dan masih akan terus begitu.
mari kita cari bersama lagi.
ayo, kamu pasti bisa!
kalo kamu nggak yakin dengan dirimu sendiri, ada saya yang yakin.

saya pernah bertanya kalo kamu ingat,
"ukuwah itu apa to?"
"ukuwah itu persaudaraan"

dan semoga ukuwah kita tidak berhenti disini ya.
semoga Allah memudahkan, amin.

Minggu, 20 Mei 2012

sampah is sampah


Sesungguhnya masih ngiler liat jaket item itu.
tapi.... yasudah, jas putih juga nggak papa.
krik krik krik

ba dum cees! stop it right now pet. ojo galau jurusan maning!
*bakar diri*

Senin, 19 Maret 2012

tidak tahu namanya


halo tempat sampah :D
alhamdulillah yah saya kembali dengan gumpalan gumpalan sampah yang menumpuk.
oke. jadi sangat banyak sekali banget sampah yang ingin saya buang disini karena memenuhi otak saya.

pertama.
setelah saya melihat blog saya dari depan, ternyata bentuknya sungguh memprihatinkan.
apalagi waktu membaca postingan saya akhir-akhir ini. Ya Allah. kuwi sumpah ra cetho dan random banget. *muntah-muntah* njijiki tenan.

makanya, saya minta maaf kepada para pembaca kalo post-post saya kebanyakan tidak cetho dan tidak penting untung dishare kan. (koyo ono sek moco wae -__-)
MAAF YA :D

kedua.
saya ingin bercerita sesuatuh.
ini semacam pengalaman dan pendapat aja sih.
jadi gini, untuk memilih sesuatu untuk kita sendiri itu bener-bener harus dari kita sendiri. Maksudnya bukan karena orang lain atau karena sesuatu yang sifatnya sementara dan mung karena apik neng moto wae tanpa kita ngerti efek e. aduh bingung yo. ya gitulah.

ada satu rasa yang saya nggak tau apa namanya.
rasa ini saya dapet waktu itu. waktu saya bener-bener berasa "ngomong" sama diri saya sendiri. (udu edan plis) saya tari dia maunya apa. saya tari dia mampunya seberapa. saya tanya dia "opo sek koyo ngene ki wes bener?" dan pertanyaan2 percakapan2 lain. dan kemudian dengan sedikit menganjal saya langsung banting stir.
dulu, karena suatu sugesti saya jadi terpacu untuk mendapatkan sesuatu yang disugestikan itu.  lebih tepatnya "memasuki" sesuatu itu. lambat laun, itu jadi mimpi saya. itu jadi pengharapan saya.
saya tulis besar-besar dan saya tempel di meja belajar saya. saya katakan bahwa saya bisa dan saya mampu jadi kayak gitu. (weseh piye wi) karena emang, jadi  kayak gitu itu banyak positipnya. tapi kebanyakan bersifat duniawi dan pamer.
setelah melewati masa "saya bisa dan saya mampu" tadi. saya malah jadi kemrungsung. saya malah jadi grusah grusuh. malah banyak stresnya. banyak ngeluhnya.
tapi piye, saya rasa bahwa saya memang harus jadi itu. saya ngotot dan saya meng"kudu"kan. saya nggak tanya sama hati saya "do you think so?" tapi saya tetep memaksa dia untuk satu pikiran dan tujuan dengan saya. mboh piye carane!
mungkin hati saya sakit karena itu. dan otak saya jadi ikut-ikutan ngambek. mulai saat itu saya percaya bahwa tenanan, hati itu mempunyai sinkronisasi penuh dengan otak. mereka.... sekongkol.

sampai pada puncaknya, saya nggak tahan dengan segala kemrungsungan dan penekanan oleh diri saya sendiri ini. saya merasa ditekan, dan pelakunya ya saya sendiri itu. kemudian sampailah saya kepada rasa pesimis dan frustasi. hingga pada akhirnya, saya sadar bahwa saya nggak bisa kayak gini. dan lalalalala, kemudian saya mengubah halauan saya. pengharapan saya itu tadi.saya ubah total. saya sadar bahwa saya juga harus sadar diri. bahwa yang ikut andil dalam diri saya bukan cuma melulu keegoisan saya untuk bisa ndapetin ini itu. ini bukan pesimis, saya nggak mungkin bisa maka saya pindah. tapi ini namanya sadar diri. bedakan.

tapi emang awalnya sangat susah untuk pindah halauan. karena mindset saya dari awal adalah begini dan begitu. adalah besok jadi ini dan begitu. dan lain-lain. sedang memindah halauan itu nggak mudah. karena kita mengubah mimpi dan pengharapan. kalau kata anak cinta, namanya move on. tsaaaah.

tapi saya nggak bisa juga munafik. bahwa ternyata setelah membanting stir itu ada satu rasa kelegaan di dalam diri saya. entah itu dimana, di hati, di ginjal, pankreas, usus, kolon atau dimanalah itu namanya. ada. rasa legaaaaaaaaaaaa sekaliiii
bahwa saya nggak perlu memforsir diri saya untuk jadi begini dan begitu.
saya hanya perlu berusaha keras sampai batas maksimal saya. dan saya punya Tuhan yang nggak mungkin diem aja lihat saya begitu. okeeeh.

sebenernya masih banyak yang ingin saya sampaikan. namun mata saya sudah merem merem. pisang goreng sudah habis. wassalam saja kalo begitu. mari kita akhiri. ada kurang lebihnya mohon dimaafkan. semoga ada manfaatnya saya nulis kayak gini. terimakasih, sampai jumpa di sampah berikutnya.

nb : lagi serius iki :p

Rabu, 01 Februari 2012

Februwari

halo ini sudah februari :D
kayaknya baru kemarin  happy new year happy new year-an.
udah sebulan aja.

memasuki bulan kedua. bulan cinta nih. tsaaaah *angin sepoi sepoi* *daun berguguran* *waktu melambat* *semua terlihat slow motion*
tapi tidak jika kamu anak kelas 3. semua terlihat seperti *buku tebel menumpuk* *pulang malem les* *belajar sampe muntah* *waktu nggak bisa direm* *fast motion* *tiba-tiba udah ujian ujian* *ujian tetep ora iso nggarap* *stres* *nangis dibawah shower*

ora ngono banget sih. kuwi lebay. ih lebay ih iiiihhhhhhh.
ehm.
oya, barusan dapet di twittah : jangan gila karena kelas tiga


hah! kuwi. camkan!
kelas 3 bukan akhir dunia.

oposih kok nglantur -_-
sakjane tidak ada tujuan bagi saya untuk mengepost pada kesempatan kali ini.
yo mung pengen ngepost wae.
masalah? ora ik. BESEWE!

back lah,
februari.
hari ini hari pertama.
nganu,
apa ya?
gini. jadi kadang sesuatu yang kita harapkan gitu, kalo udah kejadian malah jadi bingung dewe mau gimana.
nggg mohon maaf atas ketidakjelasan post ini sebelumnya. udah aja dong bacanya. udaaaaaah. ra cetho lho.

gini, misal ya kita ketemu "orang" gitu.
kenal sih. kenal banget -_-
njuk itu tu tiba-tiba. mak deeeeeng gitu lho ketemunya.
njuk ki bingung dewe mau ngapain. mau nyapa ki rasane wes ra mampu. iki ora lebay, iki tenanan.
rasane ono gempa ngono neng njero weteng. eeeh tenan mbok sumpret.
yo lebay sih. sitik.
piye yo, ra biasa ngono lho.
kayak udah nggak bisa mikir apa-apa lagi kalo gitu. arep ndelok we aras arasen. wedi.
arep balik wes ora iso, akhirannya adalah melihat ke arah lain dan melambatkan jalan. padahal jarak e mung 2 meter.
the bules called it awakward moment.
njuk mlaku neng mburine, pas itu orang wes neng tikungan lagi ngomong "gobloook disapa ndul. biasa waee"  *nutuk nutuk endas*
aku mangkel tenan ki. pengen biasa waeeee plis.

apa ya? kayak gitu tu reaksi spontan.
jadi emang udah refleknya kayak gitu. ora sadar ngono kuwi ki.
karena apa ya? ora ngerti juga. grogi? gugup? ora nyongko?
ya semacam itulah. angel. biasa wae ki angel.

yo salahe sopo sih, kono yo ora nyopo juga. yo embuh yo karepmulah. <-- ekpektasi berlebihan

jadi, kalo misalnya saudara tidak disapa oleh seseorang, jangan keburu mengejudge kalo orang itu nggak peduli sama sodara. bisa saja, karena orang itu nggak bisa biasa sama sodara. atau emang dasare orang itu nggak peduli sama sodara bisa jugaaa. beda tipislah. HA HAH!

sungguh, jika bisa saat itu juga aku berbalik, akan kulakukan. bukan tak ingin, hanya.. tak mampu